Just another free Blogger theme

Senin, 03 November 2014

Latar Belakang
               Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dipersiapkan dan dituntut untuk mempunyai suatu keahlian serta siap untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri pada saat mereka telah menyelesaikan pendidikan di SMK. Tetapi, sesuai dengan hasil pengamatan dan penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola pelenyelenggaraan di SMK belum dapat menghasilkan siswa sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak semta-mata diukur oleh penguasaan unsur penegetahuan dan teknik bekerja tetapi harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts) bekerja yang baik.
                Ada dua pihak yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja      (industry / perusahaan atau / intansi tertentu) yang secara bersama-sama menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. Program tersebut dikenal dengan pendidikan Sistem Ganda (PSG) yaitu dengan melaksanakan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang dimaksudkan untuk membuat setiap siswa lulusan SMK mempunyai suatu pengalaman dalam dunia usaha dan dunia industri sebelum memasuki dunia usaha dan dunia industri tersebut secara nyata setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.
              Pelaksanan PSG ini didasari pada perjanjian kerjasama antara PT. Adaro Indonesia dengan Yayasan Sandhykara Putra Telkom Nomor :TEL. 3729/ AI-HRGA-IT/X/2013DAN Nomor: PKS. 09/ PDD/ DPPP-YSPT/V/2012. Tentang : PELAKSANAAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG) TERHADAP Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di bawah pembinaan YSPT untuk diberikan kesempatan guna memanfaatkan fasilitas TELKOM melalui Pendidikan Sistem Ganda.


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 komentar:

Posting Komentar