Latar Belakang
Siswa Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) dipersiapkan dan dituntut untuk mempunyai suatu keahlian serta
siap untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri pada saat mereka telah
menyelesaikan pendidikan di SMK. Tetapi, sesuai dengan hasil pengamatan dan
penelitian Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, pola pelenyelenggaraan di
SMK belum dapat menghasilkan siswa sebagaimana yang diharapkan. Hal tersebut
dapat dilihat dari kondisi pembelajaran yang belum kondusif untuk menghasilkan
tenaga kerja yang professional, karena keahlian professional seseorang tidak
semta-mata diukur oleh penguasaan unsur penegetahuan dan teknik bekerja tetapi
harus dilengkapi dengan penguasaan kiat (arts)
bekerja yang baik.
Ada dua pihak
yaitu lembaga pendidikan dan lapangan kerja
(industry / perusahaan atau / intansi tertentu) yang secara bersama-sama
menyelenggarakan suatu program keahlian kejuruan. Program tersebut dikenal
dengan pendidikan Sistem Ganda (PSG) yaitu dengan melaksanakan Praktek Kerja
Industri (PRAKERIN) yang dimaksudkan untuk membuat setiap siswa lulusan
SMK
mempunyai
suatu
pengalaman dalam
dunia usaha dan dunia
industri sebelum
memasuki
dunia usaha dan dunia industri tersebut secara nyata setelah menyelesaikan pendidikan di SMK.
Pelaksanan PSG ini didasari pada perjanjian kerjasama antara PT. Adaro
Indonesia dengan Yayasan Sandhykara Putra Telkom Nomor :TEL. 3729/ AI-HRGA-IT/X/2013DAN Nomor: PKS. 09/ PDD/
DPPP-YSPT/V/2012. Tentang : PELAKSANAAN PENDIDIKAN SISTEM GANDA (PSG) TERHADAP
Sekolah Menengah Kejuruan yang berada di bawah pembinaan YSPT untuk diberikan
kesempatan guna memanfaatkan fasilitas TELKOM melalui Pendidikan Sistem Ganda.

0 komentar:
Posting Komentar